Kamis, 30 April 2015

USABILITY PRINCIPLES DAN TASK ANALISIS



USABILITY PRINCIPLES
          Pengertian prinsip usability pada mata kuliah interaksi manusia dan computer adalah suatu masalah optimasi penggunaan system yang digunakan oleh pengguna. System akan bekerja  dengan baik apabila dipergunakan secara masksimal oleh pengguna sehingga semua kemampuan system dapat termanfaat secara maksimal. Terdapat hubungan antara prinsip usability dengan IMK yang terbagi atas : Human Abilities, Human Capabilities, Memori, Process, Observation, dan Problem Solving.
-         Human Abilities
Human Abilities adalah merupakan suatu kempampuan manusia untuk melakukan sesuatu yang dimilikinya. Human Abiliti dibagi menjadi 2 kategori, yaitu Good Ability dan Bad Ability.

-         Human Capabilities
Human Capabilities adalah kemampuan yang dimiliki manusia pada penginderaan/panca indra mereka sendiri. Human Capabilities dibagi menjadi 3 : kemampuan mata, kemampuan telinga, dan kemampuan peraba.

-         Memory
Memori adalah wadah penyimpanan data atau ingatan. Memori dibagi tiga : memori sensor, memori jangka pendek, dan memori jangka panjang.

-         Process
Proses merupakan suatu langkah dimana suatu program sedang dijalankan. Proses informasi pada manusia terdiri dari 3 sistem utama : perceptual, kognitif, dan system motor.

-         Observation
Jika tidak ada penyelesaian ataupun jawabn atas suatu masalah, maka terkadang kita harus melakukan perbandingan. Orang lebih kepada heuristic ketimbang algorithmic, sehinggga terkadang tidak berpikir secara matang. Orang akan belajar stategi lebih baik dengan adanya latihan.

-         Problem solving
Jika penalaran merupakan mekanisme untuk menarik kesimpulan atau informasi baru dari hal yang sudah di ketahui, maka penyelesaian masalah merupakan proses menemukan solusi atas suatu tugas dengan menggunakan pengetahuan yang dimiliki. Penyelesaian masalah pada manusia dikarakteristikkan berdasarkan kemampuan mengadaptasikan informasi dengan keadaan yang baru ditemui. Penyelesaian pada IMK ini setelah penyimpanan di LTM/memori jangka panjang, kemudian di aplikasikan. Lalu kita bisa melakukan reasoning atau pengambilan kesimpulan.

Buku : Buku Interaksi Manusia dan Komputer Penerbit Gunadarma


TASK ANANLYSIS
Task analysis atau biasa disebut Analisis Tugas adalah suatu proses mengkaji dan menganalisa suatu masalah/tugas, sehingga mendapatkan pandangan terhadap langkah apa saja dan hal apa saja yang harus dilakukan.
-         Overview dan Utilitas
Overview dalam task analysis adalah suatu rangkaian yang digunakan seluruhnya untuk koleksi. Sedangkan utilitas sebagai pengaca kepada fungsionalitas system atau system yang dapat meningkatkan efektifitas dan efisien kerjanya.

-         Types of Task Analysis
Jenis – jenis/teknik analisis tugas antara lain:
a.     Dekomposisi Tugas
Memilih tugas ke sub-tugas beserta urutan pelaksanaannya.
b.     Teknik Berbasis Pengetahuan
Melihat apa yang harus diketahui oleh user tentang objek dan aksi yang terlibat dalam tugas dan bagaimana pengorganisasiannya.
c.      Analisis Berbasis Relasi-Entitas
Pendekatan berbasis objek dimana penekanannya pada identifikasi actor dan objek, relasi dan aksi yang dilakukan.

-         Sources and Use
Informasi adalah data, data adalah bentuk dasar yang harus di olah lebih lanjut sehingga mennjadi suatu informasi yang penting. Informasi haruslah berdasar fakta, berdasar sumber terpercaya yang dapat mendukung suatu informasi. Dalam melakukan analisis data tidak hanya untuk pengkajian ataupun penganalisaan, tetapi terkadang kita dituntut untuk mencari sumber data tersebut agar dapat mendukung hasil penganalisaan. Dalam pencarian sumber bisa dengan beberapa hal dibawah ini, antara lain:

a.     Dokumentasi
Sumber data yang mudah didapat yang banyak terdapat di organisasi seperti buku manual, buku instruksi, materi training dan lain sebagainya.

b.     Observation
Jika tak terdapat buku yang menjelaskan permasalahan kita, observasi langsung ke sumber yang berkaitan tentang masalah kita merupakan langkah yang tepat. Dengan observasi kita bisa secara langsung mendengar atau melihat langsung hasil atau jawaban kita untuk menguji penganalisaan.

c.      Wawancara
Bertanya langsung pada seorang ahli pada bidang tugas yang akan dianalisis merupakan cara langsung yang tepat dan cepat untuk mendapatkan informasi mengenai suatu tugas.

d.     Anaisis Awal
Tahap awal, dapat dilakukan dengan mendaftar objek dan aksi dasar. Cara mudah yang dapat dilakukan adalah dengan menelusuri dokumen – dokumen yang ada dan mencari kata benda yang akan dijadikan objek.

e.      Pengurutan dan Klasifikasi
Ada beberapa teknik untuk membuat klasifikasi dan pengurutan entri berdasarkan beberapa atribut. Beberapa analis melakukan pengurutan dan klasifikasi sendiri, namun ada juga yang dibantu oleh ahli berdasarkan bisang analisis.

Buku : Interaksi Manusia dan Komputer Penerbit Universitas Gunadarma

Kamis, 02 April 2015

SEJARAH, PARADIGMA, KONSEP DAN ALASAN BUTUH IMK



Saat ini computer merupakan suatu mesin yang sangat penting untuk membantu kehidupan manusia jaman ini. Mulai dari kebutuhan dirumah ataupun kebutuhan dibidang pekerjaan. Banyak hal yang kita lakukan dengan computer kita setiap hari, computer akan merespon perintah kita dan akan menampilkan hasil dari perintah tersebut (respon). Tanpa kita sadari bahwa sebenarnya itu kita sedang melakukan dialog dengan computer.
Perkembangan teknologi computer memungkinkan hampir setiap orang berinteraksi dengan computer. Maka dari itu di perlukan suatu interface dari komputer yang intuitive (mudah ditebak) dan jelas sehingga bisa dipakai oleh segala jenis user.
1.      Sejarah IMK
Interaksi manusia dan computer sangatlah penting guna mendapatkan suatu hasil yang baik, tanpa ada interaksi yang baik antara user dengan computer, maka terkadang hasil yang kita inginkan tidak terpenuhi. IMK (Interaksi Manusia Komputer) sendiri dikembangkan sebagai kurikulum pertama kali oleh Universitas Carnegie-Mellon pada tahun 1985. Special Interest Group in Computer-Human Interaction (SIGCHI) terbentuk pada Agustus 1988 untuk mengumpulkan para peneliti yang berminat dibidang IMK.

2.      Paradigma IMK

Paradigm adalah suatu kerangka konseptual termasuk nilai, teknik, dan metode. Dalam IMK terdapat 11 paradigm, yaitu :
-          Time – sharing
-          Video Display Unit (VDU)
-          Programming Toolkits
-          Personal Computing
-          Windows System dan WIMP (Windows, Icon, Menu and Pointers) Interface
-          Metaphor
-          Direct Manipulation
-          Language Versus Action
-          Hypertext
-          Multi-modality
-          Computer Supported Cooperative Work (CSCW)

3.      Konsep dasar IMK

Interaksi Manusia dan Komputer(IMK) adalah disiplin ilmu yang berkaitan dengan perancangan, evaluasi, dan implementasi sistem komputer interaktif untuk digunakan oleh manusia, serta studi tentang factor – factor utama dalam lingkungan interaksinya. Interaksi Manusia dan komputer merupakan komunikasi dua arah antara pengguna (user) dengan sistem komputer yang saling mendukung untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

4.      Mengapa Butuh IMK??

Sangatlah penting suatu interaksi bagi manusia, baik antar sesama manusia ataupun terhadap suatu mesin, computer. Banyaknya hal yang bisa terjadi pada computer sehingga kita dituntut agar mengerti seluk beluk computer dan cara kerjanya. Oleh karena itu kita membutuh suatu interaksi yang yang baik, mengapa demikian?? Karena interaksi yang baik akan menghasilkan hasil yang baik pula. Dengan adanya IMK kita dapat menyelesaikan suatu masalah dalam pekerjaan dengan baik dan lebih cepat serta tepat.
           
            DAFTAR PUSTAKA
-          Dix, Alan Et Al. 1993. Human Computer Interaction. New Jersey : Prentice Hall International.
-          Santoso,Insap; Interaksi Manusia dan Komputer : Teori dan Praktek, Andi Offset, Yogyakarta, 2004. 
http://muhamadjaelani35.blogspot.com/2013/04/interaksi-manusia-dankomputer.html?m=1 
http://essy-ewillda.blogspot.in/2012/12/11-jenis-paradigma-interaksi-manusia.html?m=1